Fungsi Keyword dalam Konten Website

Sebagian master atau suhu IM apalagi yang membuat website manual akan berkata “Konten adalah Raja”. Yup, konten dari sebuah website adalah segalanya bagi para pemburu dollar. Konten adalah isi dari sebuah website, jika website berupa web tutorial, maka artikel berupa tutorial adalah konten utamanya. Jika membuat website video, maka video adalah konten utamanya. Semenarik dan sebagus apapun konten, jika hanya sedikit orang yang mencarinya di internet, maka semakin sedikit pula kemungkinan orang mengunjungi artikel anda. Kemampuan riset keyword adalah hal yang penting untuk anda kuasai, jika tidak maka kemungkinan artikel anda akan tenggelam dalam samudera Internet.

Fungsi Keyword dalam Sebuah Website

Keyword atau kata kunci adalah salah satu elemen dalam sebuah konten website. Konten dalam sebuah website idealnya memiliki kata kunci agar mudah ditemukan oleh mesin pencari. Ketika newbie mencari sesuatu lewat google, kemudian mengetikkan kata dalam pencarian, kata itulah yang disebut keyword atau kata kunci. Jadi keyword adalah alat yang digunakan mesin pencari untuk menemukan website yang ingin disajikan dalam hasi pencarian. Riset keyword ini sangat penting saat penulisan artikel, agar artikel dapat diindeks dalam mesin pencari dan ditemukan oleh pengunjung. Jadi fungsi keyword dalam sebuah website adalah agar website kita ditemukan mesin pencari seperti Google, Bing, Yahoo, dll. Keyword yang populer dan dicari banyak orang tentu mendatangkan banyak pengunjung. Sedangkan keyword yang kurang populer dan sedikit dicari orang maka lebih sedikit mendatangkan pengunjung website.

Hal-hal yang Penting dalam Riset Keyword

Dalam mencari keyword untuk konten website, ada beberapa faktor yang harus newbie perhatikan. Faktor-faktor ini berguna untuk mendatangkan pengunjung pada website. Tidak ada faktor yang kuat dan lemah yang benar dan salah, yang ada kombinasi dari faktor faktor ini membuat website anda banyak dikunjungi. Berikut adalah faktor-faktor tersebut

1. Volume Pencarian (Search Volume)

Faktor pertama adalah volume pencarian keyword. Volume pencarian adalah seberapa banyak keyword tersebut dicari dalam Google dalam suatu rentang waktu. Dalam beberapa alat untuk melakukan riset keyword, biasanya kurun waktu yang disajikan dalam satuan bulan. Sebagai contoh ketika kita melakukan riset keyword “android apk” menghasilkan volume pencarian 1M atau 1 juta, berarti kata kunci tersebut selama satu bulan telah dicari sebanyak satu juta kali. Semakin banyak volume pencarian berarti kata kunci tersebut semakin populer dan akan menghasilkan banyak kunjungan.

2. Kompetisi Keyword

Faktor yang kedua adalah kompetisi keyword. Maksud dari kompetisi keyword adalah tingkat kompetisi keyword dalam mesin pencari. Ketika newbie mencari sesuatu melalui google Desktop, Google akan menampilkan daftar website yang mengandung keyword tersebut dan berapa jumlah website yang mengandung keyword tersebut.

Pencarian Google
Pencarian Google

Pada gambar diatas pada kata kunci “game alternatif fortnite” memiliki hasil pencarian sebesar 180.000 halaman website. Artinya jika anda membuat artikel mengenai “game alternatif fortnite” anda akan berkompetisi dengan 180.000 website lain. Tingkat kompetisi biasanya digolongkan dalam tiga tingkatan, yaitu mudah, menengah dan sulit.

3. Saran Keyword (Keyword Suggestion)

Pada alat riset keyword, biasanya akan menampilkan saran kata kunci yang berkaitan dengan keyword yang diriset. Sebagai contoh ketika kita membuat riset keyword “game alternatif fortnite” alat riset keyword akan menampilkan saran keyword yang berkaitan seperti “game alternatif fortnite terbaik”, “game alternatif fortnite terbaru”. Saran keyword ini bisa digabung dengan keyword utama dalam sebuah konten, atau bisa menjadi inspirasi baru dalam menulis artikel yang berkaitan.

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *